3.1.13

random feeling.

2013.
Awal yang indah? Tidak. Di sini, di Jogja, langit menunjukkan kesedihannya bersama turunnya hujan saat itu. Semua rencana yang telah disusun, gagal. Tidak marah sedikitpun kepada sang penguasa dunia, hanya sedikit merasa bosan dan kecewa :").
Dia meneleponku malam itu, bahagia tentunya. Di sana, di Pekanbaru, langit menunjukkan sebaliknya. Cerah dan tidak ada pertanda akan turun hujan sama sekali. Perbedaan cuaca, sudah biasa :"). Aku menantinya, dan rindu ini sudah semakin menggunung. Memang hanya tinggal beberapa hari saja dan aku akan segera bertemu dengannya. Semoga bahagia. Amin :").

Selanjutnya hari jadianku dengannya, ya... Tanggal 2. Akhirnya bertemu kembali dengan tanggal idaman ini, entah idamanku atau idaman kami. Aku merasa tidak seantusias dulu, atau hanya perasaanku saja? bisa saja. Di tengah malam itu aku hanya bisa menangis dan berbagi cerita bersama boneka pemberiannya. Boneka itu sangat lucu, dengan mata sipit yang seakan selalu memberi kehangatan dan selalu tersenyum kepadaku. Aku suka bercerita kepadanya, walaupun aku tau dia tak mendengarku apalagi menanggapiku. Tapi setidaknya itu sedikit membuatku lega. Lega dari............
Sebenarnya dulu kami sangat manis, sangat manis aku tegaskan. Terlebih saat aku membaca kisah lamaku dengannya, rasanya seperti ingin berada di masa itu selamanya, dan aku tau itu tidak mungkin terjadi. Hanya harapan, dan doa. Selalu :")

24.12.12

HURTED.


Kali ini benar-benar sakit, aku benar-benar terluka.
aku tidak mengerti arti ucapannya. Tuhan, bisakah kau tunjukan sebesar apa rasaku ini kepadanya? Bisakah kau buat dia merasakan sakit yang ku rasa saat ini?
Dia yang membawaku sampai sejauh ini, masuk ke sekelumut kabut ini, lalu apakah dia akan membiarkanku tersesat di sini sendirian? apakah dia akan membiarkanku terlunta-lunta mencari secercah harapan?
Aku? Apa hanya aku yang salah? Apa hanya aku yang kekanak-kanakan?
Bisakah kau membayangkan berapa banyak air mata yang ku teteskan, berapa banyak helaian tissue yang ku habiskan untuk mengusapnya?

Aku sakiiiiiit, seakan semuanya bisa dihapuskan dalam sekejap. Semudah itukah dia melupakan? Setidakpenting itukah aku?

9.12.12

semangat :")


Hari ini terjadi lagi....
Ya.. Seperti biasa, tetapi lebih parah bahkan aku rasa..
Tetapi Tuhan itu maha adil, betapa sakitnya, betapa sulitnya cobaan yang Dia berikan, pasti hikmah yang tersimpan dibalik setiap kejadian itu menjanjikan sebuah kebahagiaan baru yang tak ternilai harganya.
Terimakasih Tuhan...
Hari ini aku belajar, dan akan terus belajar untuk bersyukur kepadaMu~
Terimakasih Tuhan...
Hari ini aku semakin disadarkan
Terimakasih Tuhan...
Aku akan selalu kuat, karena aku yakin dialah pemberianMu.

FELLYCIOUS FOLLOWERS ♥